Rabu, 19 September 2012

Istilah-Istilah human relation


1.Imitasi merupakan proses sosial atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain melalui sikap, penampilan, gaya hidup, bahkan apa saja yang dimiliki orang lain. http://www.infogue.com/article/2010/09/23/pengertian_imitasi
2.Identifikasi adalah pemberian tanda-tanda pada golongan barang-barang atau sesuatu. Hal ini perlu, oleh karena tugas identifikasi ialah membedakan komponen-komponen yang satu dengan yang lainnya, sehingga tidak menimbulkan kebingungan. Dengan identifikasi dapatlah suatu komponen itu dikenal dan diketahui masuk dalam golongan mana

3.Empati adalah kemampuan dengan berbagai definisi yang berbeda yang mencakup spektrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan dan pikirkan, mengaburkan garis antara diri dan orang lain.[3]http://plato.stanford.edu/entries/empathyb
Baron & Byrne, Psikologi Sosial Jilid 2, Jakarta: Erlangga, 2004, hal. 111.
4.Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak. Simpati lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan, hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan. Seseorang merasa simpati dari pada orang lain karena sikap, penampilan, wibawa, atau perbuatannya. Misalnya, mengucapkan selamat ulang tahun pada hari ulang tahun merupakan wujud rasa simpati seseorang.
5.Sugesti merupakan kata pungut dalam Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris suggestion. Sugesti adalah proses psikologis dimana seseorang membimbing pikiran, perasaan, atau perilaku orang lain. Penulis topik psikologi pada abad kesembilanbelas seperti William James menggunakan kata-kata suggest dan suggestion dalam pengertian mendekati maknanya dalam percakapan sehari-hari,-kata saran (suggest) mengacu arti harfiah "memberi saran" kepada orang lain sementara sugesti (suggestion) mengacu kepada pikiran. Kajian ilmiah awal tentang hipnosis oleh Leonard Clark Hull dan ilmuwan lain memperluas arti kata sugesti ini secara khusus dan teknis (Hull, 1933).
·  ^ Wetizenhoffer, A. M. (1980). "Hypnotic susceptibility revisited." American Journal of
·  Heap, M. (1996). "The nature of hypnosis." The Psychologist. 9 (11): 498–501.
Clinical Hypnosis. 22: 130–146.

febriana dian p ,,D1511039 MA A



Konsep diri merupakan faktor penting didalam berinteraksi. setiap individu dalam bertingkah laku sedapat mungkin disesuaikan dengan konsep diri. . Kemampuan manusia bila dibandingkan dengan mahluk lain adalah lebih mampu menyadari siapa dirinya, mengobservasi diri dalam setiap tindakan serta mampu mengevaluasi setiap tindakan.
Dengan demikian manusia memiliki kecenderungan untuk menetapkan nilai-nilai pada saat mempersepsi sesuatu.jadi melalui persepsi tersebut seseorang dapat memperoleh hasil bahwa dirinya sendiri mempunyai kelebihan dan kekurangan yang digunakan sebagai pedoman untuk mengarahkan kemana hidupnya kita nanti. Orang yang mampu mengenali konsep diri kita masing-masing akan memberi pengaruh yang dapat membangkitkan gairah untuk melaksanakan pekerjaan . seperti contoh seseorang gemar menyanyi ia menghabiskan untuk berkarier , banyak waktu. dia rasakan pada saat melakukan dia merasakan rasa nyaman,senang dan menikmati apa yang sedang kita dilakukan …..
. Mengenali Siapa Diriku………

  Nama                                              :Febriana dian P
   Tempat Tanggal Lahir                      : Blora, 10 februari 1993
Jenis Kelamin                                   : Perempuan
Agama                                              : Islam
Pekerjaan                                          : Mahasiswi UNS Surakarta
Hobi                                                : Menyanyi
   Motto hidup                                    : Impian ada didepan mata
   Cita-cita                                          :Penyanyi

Setiap individu dapat saja menyadari keadaannya atau identitas yang dimilikinya akan tetapi yang lebih penting adalah menyadari seberapa baik atau buruk keadaan yang dimiliki serta bagaimana harus bersikap terhadap keadaan tersebut. Tingkah laku individu sangat bergantung pada kualitas konsep dirinya yaitu konsep diri positif atau konsep diri negatif.
                                                           



A.    KONSEP DIRI POSITIF
Menurut Brooks dan Emmart (1976), orang yang memiliki konsep diri positif menunjukkan karakteristik sebagai berikut:
  • Merasa mampu mengatasi masalah. Pemahaman diri terhadap kemampuan subyektif untuk mengatasi persoalan-persoalan obyektif yang dihadapi.
  • Merasa setara dengan orang lain. Pemahaman bahwa manusia dilahirkan tidak dengan membawa pengetahuan dan kekayaan. Pengetahuan dan kekayaan didapatkan dari proses belajar dan bekerja sepanjang hidup. Pemahaman tersebut menyebabkan individu tidak merasa lebih atau kurang terhadap orang lain.
  • Menerima pujian tanpa rasa malu. Pemahaman terhadap pujian, atau penghargaan layak diberikan terhadap individu berdasarkan dari hasil apa yang telah dikerjakan sebelumnya.
  • Merasa mampu memperbaiki diri. Kemampuan untuk melakukan proses refleksi diri untuk memperbaiki perilaku yang dianggap kurang.
Konsep diri positif yang ada pada diri saya diantaranya:
·         Rasa ingin tahu yang besar
·         Mandiri
·         Disiplin
·         Suka tantangan
·         Tidak mudah putus
·         Suka membantu

B.     KONSEP DIRI NEGATIF
Selain konsep diri yang positif setiap orang tentu memiliki konsep diri yang negatif. Konsep diri negatif yang ada pada diri saya diantaranya :
1.        Mudah marah
2.        Suka menyediri
3.        Egois
4.        Tidak suka di kritik
5.        Cenderung suka memerintah daripada diperintah
6.         Mudah mengeluh
7.         Terkadang timbul rasa malas
C.     Kelebihan-kelebihan yang ada pada diri saya antara lain :
§  Suka menyanyi, menghafal lagu
§  Suka dalam administrasj


Kekurangan-kekurangan yang ada pada diri saya diantaranya :
§  Lemah dalam berhitung
§  Sering lupa
§  Sulit menghafal


Sedangkan jangka panjangnya yaitu rencana saya untuk 3 tahun ke depan.  Rencana jangka panjang 3 tahun kedepan setelah saya selesai dari pendidikan Manajemen Administrasi:
1.      Ingin menjadi sekretaris
kemampuan saya maka profesi sekretaris cukup mendukung karena ditunjang dari kemampuan saya dalam bidang administrasi

1)      Konsep diri orang lain
Menilai konsep diri orang lain bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Butuh waktu yang cukup lama untuk memahami konsep diri dari salah satu teman dekat saya.

Berikut ini data diri dari teman dekat saya :
Nama                                                :Endang Befani Nurmalukvi
   Tempat Tanggal Lahir                      : Surakarta, 5 Mei 1993
Jenis Kelamin                                   : Perempuan
Agama                                              : Islam
Pekerjaan                                          : Mahasiswi UNS Surakarta semester 3 D3 MA A
Hobi                                                : Berenang ,shopping ,membaca novel
  Motto hidup                                     : Jadilah pemimpin bagi diri kita
Cita-cita                                          :Menjadi seorang yang sukses


Konsep Diri Positif Befani:
§  Suka tantangan
§  Rasa ingin tahu yang besar
§  Mandiri
§  Selalu ingin maju
§  Disiplin
§  Terbuka
§  Tegas
§  Cerewet
Konsep Diri Negatif Befani
·         Mudah tersinggung
·         Mudah marah
·         Tidak mau diatur
·         Egois